﴿و﴾ اُذْكُرْ ﴿إذْ قَالَ إبْرَاهِيم رَبّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَد﴾ مَكَّة ﴿آمِنًا﴾ ذَا أَمْن وَقَدْ أَجَابَ اللَّه دُعَاءَهُ فَجَعَلَهُ حَرَمًا لَا يُسْفَك فِيهِ دَم إنْسَان وَلَا يُظْلَم فِيهِ أَحَد وَلَا يُصَاد صَيْده وَلَا يُتَخَلَّى خَلَاهُ ﴿وَاجْنُبْنِي﴾ بعدني ﴿وبني﴾ عن ﴿أن نعبد الأصنام﴾
٣ -
"Dan" [ingatlah] "ketika Ibrahim berkata, 'Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini" [Mekah] "negeri yang aman'" [memiliki keamanan. Dan sungguh Allah telah mengabulkan doanya, lalu Dia menjadikannya tanah haram yang tidak boleh dialirkan di dalamnya darah manusia, tidak boleh dizalimi di dalamnya seorang pun, tidak boleh diburu hewan buruannya, dan tidak boleh dicabut rumputnya]. "'Dan jauhkanlah aku" [jauhkanlah diriku] "dan anak cucuku dari" [perbuatan] "menyembah berhala-berhala.'"