Tafsir Al-Jalalayn
﴿رَبّ إنَّهُنَّ﴾ أَيْ الْأَصْنَام ﴿أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاس﴾ بِعِبَادَتِهِمْ لَهَا ﴿فَمَنْ تَبِعَنِي﴾ عَلَى التَّوْحِيد ﴿فَإِنَّهُ مِنِّي﴾ مِنْ أَهْل دِينِي ﴿وَمَنْ عَصَانِي فَإِنَّك غَفُور رَحِيم﴾ هَذَا قَبْل عِلْمه أَنَّهُ تَعَالَى لَا يَغْفِر الشِّرْك ٣ -
"Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka [yakni berhala-berhala itu] telah menyesatkan banyak dari manusia [karena mereka menyembahnya]. Barang siapa yang mengikutiku [dalam tauhid], maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku [termasuk pemeluk agamaku], dan barang siapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang [hal ini terjadi sebelum Ibrahim mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak mengampuni dosa syirik]."