﴿إنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِب الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّه﴾ الْقُرْآن بِقَوْلِهِمْ هَذَا مِنْ قَوْل الْبَشَر ﴿وَأُولَئِكَ هُمْ الْكَاذِبُونَ﴾ وَالتَّأْكِيد بِالتَّكْرَارِ وَإِنَّ وَغَيْرهمَا رَدّ لِقَوْلِهِمْ ﴿إنَّمَا أَنْتَ مُفْتَرٍ﴾
١٠ -
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah [Al-Qur'an, yaitu dengan perkataan mereka, "Ini adalah perkataan manusia"], dan mereka itulah orang-orang pembohong. [Penguatan dengan pengulangan, kata 'inna', dan selainnya merupakan bantahan terhadap perkataan mereka, "Sesungguhnya engkau hanyalah seorang yang mengada-ada"]