Tafsir Al-Jalalayn
﴿اُدْعُ﴾ النَّاس يَا مُحَمَّد ﴿إلَى سَبِيل رَبّك﴾ دِينه ﴿بِالْحِكْمَةِ﴾ بِالْقُرْآنِ ﴿وَالْمَوْعِظَة الْحَسَنَة﴾ مَوَاعِظه أَوْ القول الرقيق ﴿وجادلهم بِاَلَّتِي﴾ أَيْ الْمُجَادَلَة الَّتِي ﴿هِيَ أَحْسَن﴾ كَالدُّعَاءِ إلَى اللَّه بِآيَاتِهِ وَالدُّعَاء إلَى حُجَجه ﴿إنَّ رَبّك هُوَ أَعْلَم﴾ أَيْ عَالِم ﴿بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيله وَهُوَ أَعْلَم بِالْمُهْتَدِينَ﴾ فَيُجَازِيهِمْ وَهَذَا قَبْل الْأَمْر بِالْقِتَالِ وَنَزَلَ لَمَّا قُتِلَ حَمْزَة وَمُثِّلَ بِهِ فَقَالَ ﷺ وَقَدْ رَآهُ لَأُمَثِّلَنَّ بِسَبْعِينَ مِنْهُمْ مَكَانك ١٢ -
Serulah [manusia, wahai Muhammad,] kepada jalan Tuhanmu [yaitu agama-Nya] dengan hikmah [yaitu dengan Al-Qur'an] dan pengajaran yang baik [yaitu nasihat-nasihat-Nya atau perkataan yang lembut,] dan debatlah mereka dengan [cara] yang [yaitu perdebatan yang] terbaik [seperti menyeru kepada Allah dengan ayat-ayat-Nya dan menyeru kepada hujah-hujah-Nya]. Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui [yakni Maha Mengetahui] tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk [maka Dia akan membalas mereka. Hal ini berlaku sebelum adanya perintah untuk berperang. Ayat ini turun ketika Hamzah terbunuh dan jasadnya dimutilasi, lalu Nabi ﷺ bersabda ketika melihatnya, "Sungguh, aku akan memutilasi tujuh puluh orang dari mereka sebagai ganti dirimu"].