Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَلَوْ يُؤَاخِذ اللَّه النَّاس بِظُلْمِهِمْ﴾ بِالْمَعَاصِي ﴿مَا تَرَكَ عَلَيْهَا﴾ أَيْ الْأَرْض ﴿مِنْ دَابَّة﴾ نَسَمَة تَدِبّ عَلَيْهَا ﴿وَلَكِنْ يُؤَخِّرهُمْ إلَى أَجَل مُسَمًّى فَإِذَا جَاءَ أَجَلهمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ﴾ عَنْهُ ﴿سَاعَة وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ﴾ عَلَيْهِ ٦ -
Dan jikalau Allah menghukum manusia karena kezaliman mereka [yaitu karena kemaksiatan-kemaksiatan], niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atasnya [yaitu di atas bumi] satu pun makhluk yang melata [makhluk bernyawa yang merayap di atasnya], tetapi Dia menangguhkan mereka sampai waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu [kematian] mereka, mereka tidak dapat mengundurkannya [darinya] barang sesaat pun dan tidak [pula] dapat mendahulukannya [atasnya]. [6]