﴿وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَام لَعِبْرَة﴾ اعْتِبَار ﴿نُسْقِيكُمْ﴾ بَيَان لِلْعِبْرَةِ ﴿مِمَّا فِي بُطُونه﴾ أَيْ الْأَنْعَام ﴿مِنْ﴾ لِلِابْتِدَاءِ مُتَعَلِّقَة بِنُسْقِيكُمْ ﴿بَيْن فَرْث﴾ ثُفْل الْكَرِش ﴿وَدَم لَبَنًا خَالِصًا﴾ لَا يَشُوبهُ شَيْء مِنْ الْفَرْث وَالدَّم مِنْ طَعْم أَوْ رِيح أَوْ لَوْن أَوْ بَيْنهمَا ﴿سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ﴾ سَهْل الْمُرُور فِي حَلْقهمْ لَا يُغَصّ بِهِ
٦ -
Dan sungguh, pada hewan ternak terdapat pelajaran [i'tibar/pelajaran] bagimu. Kami memberi minum kamu [sebagai penjelasan dari pelajaran tersebut] dari apa yang ada dalam perutnya [yakni perut hewan ternak], [kata "min" menunjukkan makna ibtida' (permulaan) yang berkaitan dengan nusqiikum] dari antara kotoran [ampas perut] dan darah, berupa susu yang murni [yang tidak tercampur oleh sedikit pun kotoran dan darah, baik dari rasa, bau, warna, maupun di antara keduanya], yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya [mudah lewat di tenggorokan mereka tanpa membuat tersedak].