﴿وَاصْبِرْ نَفْسك﴾ احْبِسْهَا ﴿مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبّهمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيّ يُرِيدُونَ﴾ بِعِبَادَتِهِمْ ﴿وَجْهه﴾ تَعَالَى لَا شَيْئًا مِنْ أَعْرَاض الدُّنْيَا وَهُمْ الْفُقَرَاء ﴿وَلَا تَعْدُ﴾ تَنْصَرِف ﴿عَيْنَاك عَنْهُمْ﴾ عَبَّرَ بِهِمَا عَنْ صَاحِبهمَا ﴿تُرِيد زِينَة الْحَيَاة الدُّنْيَا وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبه عَنْ ذِكْرنَا﴾ أَيْ الْقُرْآن هُوَ عُيَيْنَةُ بْنُ حِصْنٍ وَأَصْحَابه ﴿وَاتَّبَعَ هَوَاهُ﴾ في الشرك ﴿وكان أمره فرطا﴾ إسرافا
٢ -
Dan bersabarlah dirimu [tahanlah dirimu] bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan menginginkan [melalui ibadah mereka] keridaan-Nya [Yang Maha Tinggi, bukan karena mengharapkan sesuatu dari kesenangan duniawi, dan mereka itu adalah orang-orang fakir], dan janganlah berpaling [berpaling] kedua matamu dari mereka [diungkapkan dengan kedua mata untuk merujuk kepada pemiliknya (dirimu)] karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah kamu mengikuti orang yang telah Kami lalaikan hatinya dari mengingat Kami [yaitu Al-Qur'an, dia adalah Uyainah bin Hishn dan para pengikutnya] serta menuruti keinginannya [dalam kemusyrikan] dan keadaannya itu melewati batas [melampaui batas/berlebih-lebihan]. 2 -