Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَلَقَدْ صَرَّفْنَا﴾ بَيَّنَّا ﴿فِي هَذَا الْقُرْآن لِلنَّاسِ مِنْ كُلّ مَثَل﴾ صِفَة لِمَحْذُوفٍ أَيْ مَثَلًا مِنْ جِنْس كُلّ مَثَل لِيَتَّعِظُوا ﴿وَكَانَ الْإِنْسَان﴾ أَيْ الْكَافِر ﴿أَكْثَر شَيْء جَدَلًا﴾ خُصُومَة فِي الْبَاطِل وَهُوَ تَمْيِيز مَنْقُول مِنْ اسْم كَانَ الْمَعْنَى وَكَانَ جَدَل الْإِنْسَان أَكْثَر شَيْء فِيهِ ٥ -
Dan sungguh Kami telah menjelaskan berulang-ulang [jelaskan] dalam Al-Qur'an ini kepada manusia bermacam-macam perumpamaan [sifat bagi kata yang dibuang, yakni perumpamaan dari jenis setiap perumpamaan agar mereka mengambil pelajaran]. Dan manusia [yakni orang kafir] adalah makhluk yang paling banyak membantah [perdebatan dalam kebatilan, kata 'jadalan' di sini menjadi tamyiz yang dipindahkan dari isim 'kana', maknanya: perdebatan manusia adalah hal yang paling banyak terjadi pada dirinya]. 5 -