Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمَنْ أَظْلَم مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبّه فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ﴾ مَا عَمِلَ مِنْ الْكُفْر وَالْمَعَاصِي ﴿إنَّا جَعَلْنَا عَلَى قُلُوبهمْ أَكِنَّة﴾ أَغْطِيَة ﴿أَنْ يَفْقَهُوهُ﴾ أَيْ مِنْ أَنْ يَفْهَمُوا الْقُرْآن أَيْ فَلَا يَفْهَمُونَهُ ﴿وَفِي آذَانهمْ وقرا﴾ ثقلا فلا يسمعونه ﴿وَإِنْ تَدْعُهُمْ إلَى الْهُدَى فَلَنْ يَهْتَدُوا إذًا﴾ أي بالجعل المذكور ﴿أبدا﴾ ٥ -
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? [yakni apa yang telah ia perbuat berupa kekufuran dan kemaksiatan]. Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan-tutupan [yaitu penutup] di atas hati mereka, [sehingga mereka tidak dapat memahaminya] [maksudnya agar mereka tidak memahami Al-Qur'an, sehingga mereka tidak memahaminya], dan [Kami letakkan pula] sumbatan di telinga mereka [yaitu penyumbat/kejenuhan sehingga mereka tidak mendengarnya]. Dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk kalau begitu [yakni dengan adanya ketetapan penutupan tersebut] selamanya. 5 -