﴿وَكَيْفَ تَصْبِر عَلَى مَا لَمْ تُحِطّ بِهِ خُبْرًا﴾ فِي الْحَدِيث السَّابِق عَقِب هَذِهِ الْآيَة يَا مُوسَى إنِّي عَلَى عِلْم مِنْ اللَّه عَلَّمَنِيهِ لَا تَعْلَمهُ وَأَنْتَ عَلَى عِلْم مِنْ اللَّه عَلَّمَكَهُ اللَّه لَا أَعْلَمهُ وَقَوْله خُبْرًا مَصْدَر بِمَعْنَى لَمْ تُحِطّ أَيْ لَمْ تُخْبَر حقيقته
٦ -
"Dan bagaimana kamu dapat bersabar atas sesuatu yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentangnya?" [Dalam hadis terdahulu, menyertai ayat ini disebutkan: Wahai Musa, sesungguhnya aku berada di atas suatu ilmu dari Allah yang telah Dia ajarkan kepadaku yang tidak kamu ketahui, dan kamu berada di atas suatu ilmu dari Allah yang telah Dia ajarkan kepadamu yang tidak aku ketahui. Dan firman-Nya "Khubran" adalah masdar dengan makna: kamu belum mengetahui hakikatnya secara pasti].