Tafsir Al-Jalalayn
﴿قَالَ فِرْعَوْن﴾ لِمُوسَى ﴿وَمَا رَبّ الْعَالَمِينَ﴾ الَّذِي قُلْت إنَّك رَسُوله أَيْ أَيْ شَيْء هُوَ وَلَمَّا لَمْ يَكُنْ سَبِيل لِلْخَلْقِ إلَى مَعْرِفَة حَقِيقَته تَعَالَى وَإِنَّمَا يَعْرِفُونَهُ بِصِفَاتِهِ أَجَابَهُ مُوسَى ﵊ بِبَعْضِهَا ٢ -
Firaun berkata [kepada Musa], "Dan apakah Tuhan semesta alam itu?" [yang kamu katakan bahwa kamu adalah utusan-Nya, yakni apakah hakikat-Nya itu? Dan karena tidak ada jalan bagi makhluk untuk mengetahui hakikat Zat Allah Ta'ala, melainkan mereka hanya dapat mengenal-Nya melalui sifat-sifat-Nya, maka Musa a.s. menjawabnya dengan menyebutkan sebagian dari sifat-sifat tersebut].