Tafsir Al-Jalalayn
قال تعالى ﴿فَأَوْحَيْنَا إلَى مُوسَى أَنْ اضْرِبْ بِعَصَاك الْبَحْر﴾ فَضَرَبَهُ ﴿فَانْفَلَقَ﴾ فَانْشَقَّ اثْنَيْ عَشَر فِرَقًا ﴿فَكَانَ كُلّ فِرْق كَالطَّوْدِ الْعَظِيم﴾ الْجَبَل الضَّخْم بَيْنهمَا مَسَالِك سَلَكُوهَا لَمْ يَبْتَلّ مِنْهَا سُرُج الرَّاكِب ولا لبده ٦ -
Allah Ta'ala berfirman, "Lalu Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah laut itu dengan tongkatmu!'" [Maka Musa memukulnya,] lalu terbelahlah laut itu [menjadi dua belas bagian,] maka setiap bagian adalah seperti gunung yang besar [yaitu gunung yang sangat besar, di antara belahan-belahan itu terdapat jalan-jalan yang mereka lalui, tidak basah darinya pelana pengendara dan tidak pula pakaiannya].