﴿أَلَا يَسْجُدُوا لِلَّهِ﴾ أَيْ أَنْ يُسْجِدُوا لَهُ فَزِيدَتْ لَا وَأُدْغِمَ فِيهَا نُون أَنْ كَمَا فِي قَوْله تَعَالَى ﴿لِئَلَّا يَعْلَم أَهْل الْكِتَاب﴾ وَالْجُمْلَة فِي مَحَلّ مَفْعُول يَهْتَدُونَ بِإِسْقَاطِ إلَى ﴿الَّذِي يُخْرِج الْخَبْء﴾ مَصْدَر بِمَعْنَى الْمَخْبُوء مِنْ المطر والنبات ﴿في السماوات وَالْأَرْض وَيَعْلَم مَا تُخْفُونَ﴾ فِي قُلُوبهمْ ﴿وَمَا تعلنون﴾ بألسنتهم
٢ -
agar mereka tidak menyembah Allah [yakni agar mereka bersujud kepada-Nya, lalu ditambahkan huruf "laa" (tidak) dan diidgamkan ke dalamnya huruf "nun" dari "an", sebagaimana dalam firman Allah Ta'ala: "Supaya ahli kitab tidak mengetahui", dan klausa ini berkedudukan sebagai objek dari kata "yahatadun" dengan membuang huruf "ilaa"], Yang mengeluarkan apa yang terpendam [merupakan bentuk masdar yang bermakna sesuatu yang tersembunyi, berupa hujan dan tumbuh-tumbuhan] di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan [di dalam hati mereka] dan apa yang kamu nyatakan [dengan lisan mereka].