Tafsir Al-Jalalayn
﴿والذين يسعون في آياتنا﴾ القرآن بالإبطال ﴿معجزين﴾ لنا مقدرين عجزنا وأنهم يفوتوننا ﴿أولئك في العذاب محضرون﴾ ٣ - ﴿قُلْ إنَّ رَبِّي يَبْسُط الرِّزْق﴾ يُوَسِّعهُ ﴿لِمَنْ يَشَاء مِنْ عِبَاده﴾ امْتِحَانًا ﴿وَيَقْدِر﴾ يُضَيِّقهُ ﴿لَهُ﴾ بَعْد الْبَسْط أَوْ لِمَنْ يَشَاء ابْتِلَاء ﴿وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْء﴾ فِي الْخَيْر ﴿فَهُوَ يُخْلِفهُ وَهُوَ خَيْر الرَّازِقِينَ﴾ يُقَال كُلّ إنْسَان يَرْزُق عَائِلَته أي من رزق الله ٤ -
Dan orang-orang yang berusaha untuk menentang ayat-ayat Kami [yaitu Al-Qur'an dengan maksud melemahkannya/membatalkannya] dengan anggapan mereka dapat melemahkan Kami [menganggap Kami lemah dan bahwa mereka dapat meloloskan diri dari Kami], mereka itu dimasukkan ke dalam azab. Katakanlah, "Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki [meluaskannya] bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya [sebagai ujian] dan membatasi [menyempitkannya] bagi-Nya [setelah dilapangkan, atau bagi siapa yang Dia kehendaki sebagai cobaan]. Dan apa saja yang kamu infakkan [dalam kebaikan], maka Dia akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik." [Dikatakan bahwa setiap manusia memberi rezeki kepada keluarganya, yakni dari rezeki Allah].