Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمَا قَدَرُوا اللَّه حَقّ قَدْره﴾ مَا عَرَفُوهُ حَقّ مَعْرِفَته أَوْ مَا عَظَّمُوهُ حَقّ عَظَمَته حِين أَشْرَكُوا بِهِ غَيْره ﴿وَالْأَرْض جَمِيعًا﴾ حَال أَيْ السَّبْع ﴿قَبْضَته﴾ أَيْ مَقْبُوضَة لَهُ أَيْ في ملكه وتصرفه ﴿يوم القيامة والسماوات مَطْوِيَّات﴾ مَجْمُوعَات ﴿بِيَمِينِهِ﴾ بِقُدْرَتِهِ ﴿سُبْحَانه وَتَعَالَى عَمَّا يشركون﴾ معه ٦ -
Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya [mereka tidak mengenal-Nya dengan sebenar-benar pengenalan atau tidak mengagungkan-Nya dengan sebenar-benar pengagungan ketika mereka mempersekutukan-Nya dengan selain-Nya], padahal bumi seluruhnya [sebagai *hal*, yakni ketujuh bumi] dalam genggaman-Nya [maksudnya berada dalam kepemilikan dan kekuasaan-Nya] pada hari Kiamat, dan langit digulung [dihimpunkan] dengan tangan kanan-Nya [dengan kekuasaan-Nya]. Mahasuci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan [dengan-Nya]. [6]