Tafsir Al-Jalalayn
﴿أم اتخذوا من دونه﴾ أي الأصنام ﴿أولياء﴾ أَمْ مُنْقَطِعَة بِمَعْنَى بَلْ الَّتِي لِلِانْتِقَالِ وَالْهَمْزَة لِلْإِنْكَارِ أَيْ لَيْسَ الْمُتَّخِذُونَ أَوْلِيَاء ﴿فَاَللَّه هُوَ الْوَلِيّ﴾ أَيْ النَّاصِر لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْفَاء لِمُجَرَّدِ الْعَطْف ﴿وهو يحيي الموتى وهو على كل شيء قدير﴾ ١ -
Bahkan patutkah mereka mengambil dari selain-Nya [yaitu berhala-berhala] sebagai pelindung-pelindung? [Kata 'am' di sini adalah 'munqathi'ah' yang bermakna 'bal' (bahkan) untuk beralih topik, sedangkan hamzah-nya berfungsi sebagai 'inkar' (penolakan), artinya: mereka yang diambil itu bukanlah pelindung-pelindung]. Maka Allah, Dialah Pelindung [yaitu Penolong bagi orang-orang mukmin, dan huruf fa di sini hanya berfungsi sebagai kata hubung (athaf)], dan Dia yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. [1]