﴿وَمِنَ اللَّيْل فَسَبِّحْهُ﴾ حَقِيقَة أَيْضًا ﴿وَإِدْبَار النُّجُوم﴾ مَصْدَر أَيْ عَقِب غُرُوبهَا سَبِّحْهُ أَيْضًا أَوْ صَلِّ فِي الْأَوَّل الْعِشَاءَيْنِ وَفِي الثَّانِي الْفَجْر وقيل الصبح
Dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya [secara hakiki pula] dan di waktu terbenamnya bintang-bintang [lafaz 'idbar' adalah masdar, maksudnya: bertasbihlah pula kepada-Nya setelah terbenamnya bintang-bintang. Atau maknanya adalah perintah shalat; pada bagian pertama adalah shalat Isya dan Maghrib, sedangkan pada bagian kedua adalah shalat Fajar, dan ada yang berpendapat shalat Subuh. Berlanjut ke Surah ke-53 yaitu Surah An-Najm].