﴿يَا أَيّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إذَا نَاجَيْتُمْ الرَّسُول﴾ أَرَدْتُمْ مُنَاجَاته ﴿فَقَدِّمُوا بَيْن يَدَيْ نَجْوَاكُمْ﴾ قَبْلهَا ﴿صدقة ذلك خير لكم وَأَطْهَر﴾ لِذُنُوبِكُمْ ﴿فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا﴾ مَا تَتَصَدَّقُونَ بِهِ ﴿فَإِنَّ اللَّه غَفُور﴾ لِمُنَاجَاتِكُمْ ﴿رَحِيم﴾ بِكُمْ يَعْنِي فَلَا عَلَيْكُمْ فِي الْمُنَاجَاة مِنْ غَيْر صَدَقَة ثُمَّ نَسَخَ ذَلِكَ بِقَوْلِهِ
١ -
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul [kamu bermaksud membicarakannya secara rahasia], maka hendaklah kamu mengemukakan sebelum pembicaraan khususmu itu [sebelumnya] sedekah. Yang demikian itu lebih baik bagimu dan lebih bersih [bagi dosa-dosamu]. Jika kamu tidak memperoleh [apa yang akan kamu sedekahkan], maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun [atas pembicaraan khususmu] lagi Maha Penyayang [kepadamu, maksudnya tidak ada dosa bagimu untuk melakukan pembicaraan khusus tanpa bersedekah. Kemudian ketentuan ini dinasakh oleh firman-Nya:].