﴿هُوَ اللَّه الَّذِي لَا إلَه إلَّا هُوَ الْمَلِك الْقُدُّوس﴾ الطَّاهِر عَمَّا لَا يَلِيق بِهِ ﴿السَّلَام﴾ ذُو السَّلَامَة مِنْ النَّقَائِص ﴿الْمُؤْمِن﴾ الْمُصَدِّق رُسُله بِخَلْقِ الْمُعْجِزَة لَهُمْ ﴿الْمُهَيْمِن﴾ مِنْ هَيْمَنَ يُهَيْمِن إذَا كَانَ رَقِيبًا عَلَى الشَّيْء أَيْ الشَّهِيد عَلَى عِبَاده بِأَعْمَالِهِمْ ﴿الْعَزِيز﴾ الْقَوِيّ ﴿الْجَبَّار﴾ جَبَرَ خَلْقه عَلَى مَا أَرَادَ ﴿الْمُتَكَبِّر﴾ عَمَّا لَا يَلِيق بِهِ ﴿سُبْحَان اللَّه﴾ نَزَّهَ نَفْسه ﴿عَمَّا يُشْرِكُونَ﴾ بِهِ
٢ -
Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia, Raja, Yang Mahasuci [dari segala apa yang tidak layak bagi-Nya], Yang Mahasejahtera [Dzat yang memiliki keselamatan dari segala kekurangan], Yang Mengaruniakan Keamanan [Yang membenarkan para rasul-Nya dengan menciptakan mukjizat bagi mereka], Yang Maha Memelihara [berasal dari haymana-yuhayminu jika ia mengawasi sesuatu, artinya: Dzat yang menjadi saksi atas hamba-hamba-Nya terhadap amal perbuatan mereka], Yang Mahaperkasa [Yang Mahakuat], Yang Mahakuasa [Yang memaksa makhluk-Nya sesuai dengan apa yang Dia kehendaki], Yang Memiliki Segala Keagungan [dari segala yang tidak layak bagi-Nya]. Mahasuci Allah [Dia mensucikan diri-Nya] dari apa yang mereka persekutukan [dengan-Nya].