Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَإِذَا جَاءَك الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ﴾ لَهُمْ ﴿سَلَام عَلَيْكُمْ كَتَبَ﴾ قَضَى ﴿رَبّكُمْ عَلَى نَفْسه الرَّحْمَة أَنَّهُ﴾ أَيْ الشَّأْن وَفِي قِرَاءَة بِالْفَتْحِ بَدَل مِنْ الرَّحْمَة ﴿مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ﴾ مِنْهُ حَيْثُ ارْتَكَبَهُ ﴿ثُمَّ تَابَ﴾ رَجَعَ ﴿مِنْ بَعْده﴾ بَعْد عَمَله عَنْهُ ﴿وَأَصْلَحَ﴾ عَمَله ﴿فَإِنَّهُ﴾ أَيْ اللَّه ﴿غَفُور﴾ لَهُ ﴿رَحِيم﴾ بِهِ وَفِي قِرَاءَة بِالْفَتْحِ أَيْ فَالْمَغْفِرَة لَهُ ٥ -
﴿Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah﴾ [kepada mereka,] ﴿"Salamun 'alaikum (selamat sejahtera atas kamu).﴾ ﴿Tuhanmu telah menetapkan﴾ [memutuskan] ﴿atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya﴾ [yakni perkaranya; dan dalam satu qiraat dibaca fathah 'annahu' sebagai badal dari ar-rahmah] ﴿barang siapa di antara kamu yang melakukan kejahatan karena kebodohan﴾ [karena ketidaktahuannya saat melakukannya,] ﴿kemudian dia bertobat﴾ [kembali] ﴿setelah itu﴾ [setelah melakukan kejahatan itu] ﴿dan mengadakan perbaikan﴾ [perbuatannya,] ﴿maka sungguh,﴾ [yakni Allah] ﴿Maha Pengampun﴾ [kepadanya] ﴿lagi Maha Penyayang"﴾ [kepadanya; dan dalam satu qiraat dibaca fathah 'fa-annahu', artinya maka ampunan itu baginya.]