﴿وَاتْلُ﴾ يَا مُحَمَّد ﴿عَلَيْهِمْ﴾ أَيْ الْيَهُود ﴿نَبَأ﴾ خَبَر ﴿الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا﴾ خَرَجَ بِكُفْرِهِ كَمَا تَخْرُج الْحَيَّة مِنْ جِلْدهَا وَهُوَ بلعم بْن بَاعُورَاءَ مِنْ عُلَمَاء بَنِي إسْرَائِيل سُئِلَ أَنْ يَدْعُو عَلَى مُوسَى وَأُهْدِيَ إلَيْهِ شَيْء فَدَعَا فَانْقَلَبَ عَلَيْهِ وَانْدَلَعَ لِسَانه عَلَى صدره ﴿فأتبعه الشيطان﴾ فأدركه فصار قرينه ﴿فكان من الغاوين﴾
١٧ -
Dan bacakanlah [wahai Muhammad] kepada mereka [yaitu kaum Yahudi] berita [kabar] tentang orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu [keluar darinya karena kekafirannya sebagaimana ular keluar dari kulitnya. Dia adalah Bal'am bin Ba'ura, salah seorang ulama Bani Israil yang diminta untuk mendoakan keburukan bagi Musa dan dia diberi hadiah untuk itu, lalu dia mendoakannya, namun doa itu berbalik menimpa dirinya sendiri hingga lidahnya menjulur keluar sampai ke dadanya], lalu setan mengikutinya [maka setan berhasil menyusulnya sehingga menjadi temannya], maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.