Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَلَقَدْ ذَرَأْنَا﴾ خَلَقْنَا ﴿لِجَهَنَّم كَثِيرًا مِنْ الْجِنّ وَالْإِنْس لَهُمْ قُلُوب لَا يَفْقُهُونَ بِهَا﴾ الْحَقّ ﴿وَلَهُمْ أَعْيُن لَا يُبْصِرُونَ بِهَا﴾ دَلَائِل قُدْرَة اللَّه بَصَر اعْتِبَار ﴿وَلَهُمْ آذَان لَا يَسْمَعُونَ بِهَا﴾ الْآيَات وَالْمَوَاعِظ سَمَاع تَدَبُّر وَاتِّعَاظ ﴿أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ﴾ فِي عَدَم الْفِقْه وَالْبَصَر وَالِاسْتِمَاع ﴿بَلْ هُمْ أَضَلّ﴾ مِنْ الْأَنْعَام لِأَنَّهَا تَطْلُب مَنَافِعهَا وَتَهْرُب مِنْ مَضَارّهَا وَهَؤُلَاءِ يَقْدَمُونَ عَلَى النَّار معاندة ﴿أولئك هم الغافلون ١٨ -
Dan sungguh, Kami telah jadikan [Kami ciptakan] untuk isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia; mereka memiliki hati yang tidak dipergunakan untuk memahami [kebenaran], mereka memiliki mata yang tidak dipergunakan untuk melihat [bukti-bukti kekuasaan Allah dengan penglihatan yang mengambil pelajaran], dan mereka memiliki telinga yang tidak dipergunakan untuk mendengarkan [ayat-ayat dan nasihat-nasihat dengan pendengaran yang merenungkan dan mengambil pelajaran]. Mereka itu seperti hewan ternak [dalam hal ketiadaan pemahaman, penglihatan, dan pendengaran], bahkan mereka lebih sesat [daripada hewan ternak, karena hewan ternak mencari kemanfaatannya dan lari dari kemudaratannya, sedangkan mereka justru menuju neraka karena pembangkangan]. Mereka itulah orang-orang yang lalai. 18 -