﴿قُلْ لَا أَمْلِك لِنَفْسِي نَفْعًا﴾ أَجْلُبهُ ﴿وَلَا ضَرًّا﴾ أَدُفَعه ﴿إلَّا مَا شَاءَ اللَّه وَلَوْ كُنْت أَعْلَم الْغَيْب﴾ مَا غَابَ عَنِّي ﴿لَاسْتَكْثَرْت مِنْ الْخَيْر وَمَا مَسَّنِيَ السُّوء﴾ مِنْ فَقْر وَغَيْره لِاحْتِرَازِي عَنْهُ بِاجْتِنَابِ الْمَضَارّ ﴿إنْ﴾ مَا ﴿أَنَا إلَّا نَذِير﴾ بِالنَّارِ لِلْكَافِرِينَ ﴿وَبَشِير﴾ بِالْجَنَّةِ ﴿لقوم يؤمنون﴾
١٨ -
Katakanlah, "Aku tidak kuasa mendatangkan kemanfaatan [untuk aku tarik] bagi diriku dan tidak [pula menolak] kemudaratan [untuk aku cegah] kecuali apa yang dikehendaki Allah. Sekiranya aku mengetahui yang gaib [apa yang tersembunyi dariku], niscaya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kesusahan [berupa kefakiran dan lainnya, karena aku membentengi diri dari hal itu dengan menjauhi bahaya]. Aku ini tidak lain [lafaz 'in' bermakna 'maa'] hanyalah seorang pemberi peringatan [dengan neraka bagi orang-orang kafir] dan pembawa berita gembira [dengan surga] bagi orang-orang yang beriman."