﴿قُلْ﴾ يَا مُحَمَّد لِلنَّاسِ ﴿أُوحِيَ إلَيَّ﴾ أَيْ أُخْبِرْت بِالْوَحْيِ مِنْ اللَّه تَعَالَى ﴿أَنَّهُ﴾ الضَّمِير لِلشَّأْنِ ﴿اسْتَمَعَ﴾ لِقِرَاءَتِي ﴿نَفَر مِنْ الْجِنّ﴾ جِنّ نَصِيبِينَ وَذَلِكَ فِي صَلَاة الصُّبْح بِبَطْنِ نَخْل مَوْضِع بَيْن مَكَّة وَالطَّائِف وَهُمْ الَّذِينَ ذُكِرُوا فِي قَوْله تَعَالَى ﴿وَإِذْ صَرَفْنَا إلَيْك نَفَرًا مِنْ الْجِنّ﴾ الْآيَة ﴿فَقَالُوا﴾ لِقَوْمِهِمْ لَمَّا رَجَعُوا إلَيْهِمْ ﴿إنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا﴾ يُتَعَجَّب مِنْهُ فِي فَصَاحَته وَغَزَارَة مَعَانِيه وَغَيْر ذَلِكَ
Katakanlah [wahai Muhammad kepada manusia]: "Telah diwahyukan kepadaku [yaitu aku diberitahukan melalui wahyu dari Allah Ta'ala] bahwa [kata ganti ini merujuk pada suatu urusan/keadaan] sekumpulan jin telah mendengarkan [bacaanku, yaitu jin dari wilayah Nashibin. Peristiwa itu terjadi pada saat shalat Subuh di Bathn Nakhl, sebuah tempat antara Makkah dan Tha'if. Mereka adalah jin yang disebutkan dalam firman-Nya Ta'ala: "Dan ingatlah ketika Kami hadapkan kepadamu sekumpulan jin..." hingga akhir ayat] lalu mereka berkata [kepada kaumnya ketika mereka telah kembali]: "Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur'an yang menakjubkan," [yang dikagumi karena fasihnya bahasa, dalamnya makna, dan hal-hal lainnya.]