﴿وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِر﴾ بِالرَّفْعِ حَال أَيْ لَا تُعْطِ شَيْئًا لِتَطْلُب أَكْثَر مِنْهُ وَهَذَا خَاصّ بِهِ ﷺ لِأَنَّهُ مَأْمُور بِأَجْمَل الْأَخْلَاق وَأَشْرَف الْآدَاب
Dan janganlah kamu memberi [dengan maksud] memperoleh [balasan] yang lebih banyak [kata *tastakthiru* dibaca *rafa'*, berkedudukan sebagai *ḥāl*, yakni janganlah kamu memberi sesuatu untuk meminta balasan yang lebih banyak darinya. Larangan ini khusus bagi beliau SAW, karena beliau diperintahkan untuk berakhlak paling indah dan beradab paling mulia].