Tafsir Al-Jalalayn
﴿و﴾ قَوْم ﴿آخَرُونَ﴾ مُبْتَدَأ ﴿اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ﴾ مِنْ التَّخَلُّف نَعْته وَالْخَبَر ﴿خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا﴾ وَهُوَ جِهَادهمْ قَبْل ذَلِكَ أَوْ اعْتِرَافهمْ بِذُنُوبِهِمْ أَوْ غَيْر ذَلِكَ ﴿وَآخَر سَيِّئًا﴾ وَهُوَ تَخَلُّفهمْ ﴿عَسَى اللَّه أَنْ يَتُوب عَلَيْهِمْ إنَّ اللَّه غَفُور رَحِيم﴾ نَزَلَتْ فِي أَبِي لُبَابَة وَجَمَاعَة أَوْثَقُوا أَنْفُسهمْ فِي سَوَارِي الْمَسْجِد لَمَّا بَلَغَهُمْ مَا نَزَلَ فِي الْمُتَخَلِّفِينَ وَحَلَفُوا لَا يُحِلّهُمْ إلَّا النَّبِيّ ﷺ فَحَلَّهُمْ لَمَّا نزلت ١٠ -
Dan [ada pula] orang-orang lain [kedudukannya sebagai mubtada'] yang mengakui dosa-dosa mereka [yaitu tidak ikut berperang, sebagai sifatnya. Sedangkan khabar-nya adalah:], mereka mencampuradukkan pekerjaan yang baik [yaitu jihad mereka sebelum itu, atau pengakuan mereka akan dosa-dosa mereka, atau selain itu] dan [pekerjaan] lain yang buruk [yaitu ketidakikutsertaan mereka]. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Ayat ini turun berkenaan dengan Abu Lubabah dan sekelompok orang yang mengikat diri mereka di tiang-tiang masjid ketika sampai berita kepada mereka tentang apa yang turun mengenai orang-orang yang tidak ikut berperang, dan mereka bersumpah tidak ada yang boleh melepaskan ikatan mereka kecuali Nabi ﷺ, maka Nabi ﷺ melepaskan mereka ketika ayat ini turun].