Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَجَاءَ الْمُعَذِّرُونَ﴾ بِإِدْغَامِ التَّاء فِي الْأَصْل فِي الدَّال أَيْ الْمُعْتَذِرُونَ بِمَعْنَى الْمَعْذُورِينَ وَقُرِئَ بِهِ ﴿مِنْ الْأَعْرَاب﴾ إلَى النَّبِيّ ﷺ ﴿لِيُؤْذَن لَهُمْ﴾ فِي الْقُعُود لِعُذْرِهِمْ فَأَذِنَ لَهُمْ ﴿وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُوا اللَّه وَرَسُوله﴾ فِي ادِّعَاء الْإِيمَان مِنْ مُنَافِقِي الْأَعْرَاب عَنْ الْمَجِيء للاعتذار ﴿سيصيب الذين كفروا منهم عذاب أليم﴾ ٩ -
Dan datang orang-orang yang mengemukakan alasan [kata *al-mu'azziruuna* dibaca dengan mengidgamkan huruf *ta* asalnya ke dalam huruf *dal*, maksudnya *al-mu'taziruuna* (orang-orang yang mengajukan uzur), yaitu dalam arti orang-orang yang mempunyai uzur yang sah, dan dibaca pula *al-mu'taziruuna*] di antara orang-orang Arab Baduwi [kepada Nabi ﷺ] agar diberi izin kepada mereka [untuk tidak ikut berperang karena uzur mereka, lalu beliau memberi izin kepada mereka]. Dan duduklah [tidak ikut berperang] orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya [dalam pengakuan iman mereka, yaitu dari kalangan munafik Arab Baduwi, tanpa datang untuk mengajukan uzur]. Orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.