﴿وَمِنْ الْأَعْرَاب مَنْ يُؤْمِن بِاَللَّهِ وَالْيَوْم الْآخِر﴾ كَجُهَيْنَة وَمُزَيْنَةَ ﴿وَيَتَّخِذ مَا يُنْفِق﴾ فِي سَبِيل الله ﴿قربات﴾ تقربه ﴿عند الله و﴾ وسيلة إلى ﴿صلوات﴾ دَعَوَات ﴿الرَّسُول﴾ لَهُ ﴿أَلَا إنَّهَا﴾ أَيْ نَفَقَتهمْ ﴿قُرْبَة﴾ بِضَمِّ الرَّاء وَسُكُونهَا ﴿لَهُمْ﴾ عِنْده ﴿سَيُدْخِلُهُمْ اللَّه فِي رَحْمَته﴾ جَنَّته ﴿إنَّ اللَّه غَفُور﴾ لِأَهْلِ طَاعَته ﴿رَحِيم﴾ بِهِمْ
١٠ -
Dan di antara orang-orang Arab Badui itu ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian [seperti suku Juhainah dan Muzainah], dan memandang apa yang dinafkahkan [di jalan Allah] itu sebagai [sarana] mendekatkan diri [di sisi Allah dan] sarana untuk [mendapatkan] doa-doa [Rasul] [untuknya]. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu [adalah sarana] mendekatkan diri [bagi mereka] di sisi-Nya [dibaca *qurubah* dengan dhammah pada huruf ra atau *qurbah* dengan sukun]. [Kelak] Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya [yakni surga-Nya]. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun [bagi orang-orang yang taat kepada-Nya] lagi Maha Penyayang [kepada mereka]. 10 -