Tafsir Al-Jalalayn
﴿أَثُمَّ إذَا مَا وَقَعَ﴾ حَلَّ بِكُمْ ﴿آمَنْتُمْ بِهِ﴾ أَيْ اللَّه أَوْ الْعَذَاب عِنْد نُزُوله وَالْهَمْزَة لِإِنْكَارِ التَّأْخِير فَلَا يَقْبَل مِنْكُمْ وَيُقَال لَكُمْ ﴿آلْآنَ﴾ تُؤْمِنُونَ ﴿وَقَدْ كُنْتُمْ بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ﴾ استهزاء ٥ -
Apakah kemudian apabila telah terjadi [yakni telah menimpa kalian], baru kalian beriman kepadanya? [maksudnya beriman kepada Allah atau kepada azab tersebut ketika ia turun. Huruf hamzah di sini berfungsi untuk mengingkari penundaan keimanan, sehingga keimanan kalian tidak akan diterima, dan dikatakan kepada kalian:] Apakah sekarang [baru kalian beriman], padahal sebelumnya kalian selalu meminta agar azab itu disegerakan? [sebagai bentuk olok-olok].