MUKADDIMAH
١٠٨ سُورَةُ الْكَوْثَرِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
= 108 Surah Al-Kausar [Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang] Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
﴿إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ﴾ يَا مُحَمَّدُ ﴿الْكَوْثَرَ﴾ هُوَ نَهْرٌ فِي الْجَنَّةِ هُوَ حَوْضُهُ تَرِدُ عَلَيْهِ أُمَّتُهُ وَالْكَوْثَرُ الْخَيْرُ الْكَثِيرُ مِنَ النُّبُوَّةِ وَالْقُرْآنِ وَالشَّفَاعَةِ وَنَحْوِهَا
Sungguh, Kami telah memberimu [wahai Muhammad] nikmat yang banyak (Al-Kautsar).
﴿فَصَلِّ لِرَبِّكَ﴾ صَلَاةَ عِيدِ النَّحْرِ ﴿وَانْحَرْ﴾ نُسُكَكَ
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu [yaitu shalat Iduladha] dan berkorbanlah! [yaitu menyembelih hewan kurbanmu].
﴿إِنَّ شَانِئَكَ﴾ أَيْ مُبْغِضَكَ ﴿هُوَ الْأَبْتَرُ﴾ الْمُنْقَطِعُ عَنْ كُلِّ خَيْرٍ أَوِ الْمُنْقَطِعُ الْعَقِبِ نَزَلَتْ فِي الْعَاصِي بْنِ وَائِلٍ سَمَّى النَّبِيَّ ﷺ أَبْتَرَ عِنْدَ مَوْتِ ابْنِهِ الْقَاسِمِ
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu [yaitu pembencimu] dialah yang terputus [terputus dari segala kebaikan, atau terputus keturunannya. Ayat ini turun berkenaan dengan Al-'Ash bin Wa'il yang menyebut Nabi ﷺ sebagai 'abtar' (terputus) ketika putra beliau, Al-Qasim, meninggal dunia.]