﴿وَأَقِمْ الصَّلَاة طَرَفَيْ النَّهَار﴾ الْغَدَاة وَالْعَشِيّ أَيْ الصُّبْح وَالظُّهْر وَالْعَصْر ﴿وَزُلَفًا﴾ جَمْع زُلْفَة أَيْ طَائِفَة ﴿مِنْ اللَّيْل﴾ الْمَغْرِب وَالْعِشَاء ﴿إنَّ الْحَسَنَات﴾ كَالصَّلَوَاتِ الْخَمْس ﴿يُذْهِبْنَ السَّيِّئَات﴾ الذُّنُوب الصَّغَائِر نَزَلَتْ فِيمَنْ قَبَّلَ أَجْنَبِيَّة فَأَخْبَرَهُ النَّبِيّ ﷺ فَقَالَ أَلِي هَذَا فَقَالَ لِجَمِيعِ أُمَّتِي كُلّهمْ رَوَاهُ الشَّيْخَانِ ﴿ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ﴾ عظة للمتعظين
١١ -
Dan dirikanlah salat pada kedua ujung siang [yaitu pagi dan petang, maksudnya Subuh, Zuhur, dan Asar] dan pada bagian-bagian [merupakan bentuk jamak dari zulfah, yang berarti bagian] malam [yaitu Magrib dan Isya]. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu [seperti salat lima waktu] menghapus kesalahan-kesalahan [dosa-dosa kecil. Ayat ini turun berkenaan dengan seseorang yang mencium wanita yang bukan mahramnya, lalu ia menceritakannya kepada Nabi SAW, kemudian ia bertanya, "Apakah ini khusus untukku?" Beliau menjawab, "Untuk seluruh umatku semuanya." Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani (Al-Bukhari dan Muslim)]. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat [yakni nasihat bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran].