Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَجَاءَهُ قَوْمه﴾ لَمَّا عَلِمُوا بِهِمْ ﴿يُهْرَعُونَ﴾ يُسْرِعُونَ ﴿إلَيْهِ وَمِنْ قَبْل﴾ قَبْل مَجِيئِهِمْ ﴿كَانُوا يَعْمَلُونَ السَّيِّئَات﴾ وَهِيَ إتْيَان الرِّجَال فِي الْأَدْبَار ﴿قَالَ﴾ لُوط ﴿يَا قَوْم هَؤُلَاءِ بَنَاتِي﴾ فَتَزَوَّجُوهُنَّ ﴿هُنَّ أطهر لكم فاتقوا الله ولا تخزون﴾ تَفْضَحُونِ ﴿فِي ضَيْفِي﴾ أَضْيَافِي ﴿أَلَيْسَ مِنْكُمْ رَجُل رَشِيد﴾ يَأْمُر بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُنْكَر ٧ -
Dan datanglah kepadanya kaumnya [ketika mereka mengetahui keberadaan para tamu itu] dengan bergegas-gegas [berlari cepat] kepadanya. Dan sejak sebelum itu [sebelum kedatangan mereka,] mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan buruk [yaitu mendatangi laki-laki pada dubur mereka.] Dia [Luth] berkata, "Wahai kaumku, inilah putri-putriku [maka nikahilah mereka,] mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku [membuatku malu] terhadap tamuku [para tamuku.] Bukankah di antara kamu ada seorang laki-laki yang berakal sehat?" [yang menyuruh kepada kebajikan dan mencegah dari kemungkaran?]