﴿وَمَا يُؤْمِن أَكْثَرهمْ بِاَللَّهِ﴾ حَيْثُ يُقِرُّونَ بِأَنَّهُ الخالق الرزاق ﴿إلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ﴾ بِهِ بِعِبَادَةِ الْأَصْنَام وَلِذَا كَانُوا يَقُولُونَ فِي تَلْبِيَتهمْ لَبَّيْكَ لَا شَرِيك لَك إلَّا شَرِيكًا هُوَ لَك تَمْلِكهُ وَمَا ملك يعنونها
١٠ -
Dan kebanyakan mereka tidak beriman kepada Allah [seperti saat mereka mengakui bahwa Dia adalah Pencipta dan Pemberi rezeki] melainkan mereka mempersekutukan-Nya [dengan menyembah berhala-berhala. Oleh karena itu, dalam talbiyah mereka dahulu mereka mengucapkan: 'Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu melainkan sekutu milik-Mu, Engkau menguasainya dan apa yang dikuasainya', yang mereka maksudkan adalah berhala-berhala tersebut].