Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَلَمَّا فَصَلَتِ الْعِير﴾ خَرَجَتْ مِنْ عَرِيش مِصْر ﴿قَالَ أَبُوهُمْ﴾ لِمَنْ حَضَرَ مِنْ بَنِيهِ وَأَوْلَادهمْ ﴿إنِّي لَأَجِد رِيح يُوسُف﴾ أَوْصَلْته إلَيْهِ الصِّبَا بِإِذْنِهِ تَعَالَى مِنْ مَسِير ثَلَاثَة أَيَّام أَوْ ثَمَانِيَة أَوْ أَكْثَر ﴿لَوْلَا أَنْ تُفَنِّدُونِ﴾ تُسَفِّهُونِ لصدقتموني ٩ -
Dan ketika kafilah itu telah keluar [yakni keluar dari Arisy di Mesir], ayahnya berkata [kepada anak-anak dan cucu-cucu yang hadir di hadapannya], "Sesungguhnya aku mencium bau Yusuf [yang dibawa kepadanya oleh angin timur dengan izin Allah ta'ala dari jarak perjalanan tiga hari, delapan hari, atau lebih], sekiranya kamu tidak menuduhku lemah akal" [yakni menuduhku bodoh, niscaya kalian akan memercayaiku]. 9 -