Tafsir Al-Jalalayn
﴿مَنْ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ﴾ لِأَنَّ ثَوَاب اهْتِدَائِهِ لَهُ ﴿وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلّ عَلَيْهَا﴾ لِأَنَّ إثمه عليها ﴿وَلَا تَزِر﴾ نَفْس ﴿وَازِرَة﴾ آثِمَة أَيْ لَا تَحْمِل ﴿وِزْر﴾ نَفْس ﴿أُخْرَى وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ﴾ أَحَدًا ﴿حَتَّى نَبْعَث رَسُولًا﴾ يُبَيِّن لَهُ مَا يَجِب عليه ١ -
﴿Barang siapa yang berbuat sesuai dengan petunjuk, maka sesungguhnya dia berbuat petunjuk itu untuk dirinya sendiri﴾ [karena pahala petunjuknya adalah untuk dirinya], ﴿dan barang siapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi kerugian dirinya sendiri﴾ [karena dosanya ditanggung oleh dirinya sendiri]. ﴿Dan tidaklah memikul﴾ [seorang] ﴿jiwa﴾ ﴿yang berdosa﴾ [maksudnya tidak memikul] ﴿dosa﴾ [orang] ﴿lain, dan Kami tidak akan mengazab﴾ [seorang pun] ﴿sebelum Kami mengutus seorang rasul﴾ [yang menjelaskan kepadanya apa yang diwajibkan atas dirinya]. 1 -