Tafsir Al-Jalalayn
﴿الَّذِينَ كَانَتْ أَعْيُنهمْ﴾ بَدَل مِنْ الْكَافِرِينَ ﴿فِي غِطَاء عَنْ ذِكْرِي﴾ أَيْ الْقُرْآن فَهُمْ عُمْي لَا يَهْتَدُونَ بِهِ ﴿وَكَانُوا لَا يَسْتَطِيعُونَ سَمْعًا﴾ أَيْ لَا يَقْدِرُونَ أَنْ يَسْمَعُوا مِنْ النَّبِيّ مَا يَتْلُوهُ عَلَيْهِمْ بُغْضًا لَهُ فَلَا يُؤْمِنُونَ به ١٠ -
["(Yaitu) orang-orang yang] mata mereka" [menjadi badal dari kata 'al-kafirin'] "dalam keadaan tertutup dari mengingat-Ku," [maksudnya dari Al-Qur'an, sehingga mereka buta tidak mendapat petunjuk darinya,] "dan mereka tidak sanggup mendengar," [maksudnya tidak mampu mendengarkan apa yang dibacakan oleh Nabi kepada mereka karena kebencian mereka kepadanya, sehingga mereka tidak beriman kepadanya.] 10 -