Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَإِنَّ اللَّه رَبِّي وَرَبّكُمْ فَاعْبُدُوهُ﴾ بِفَتْحِ أَنَّ بِتَقْدِيرِ اُذْكُرْ وَبِكَسْرِهَا بِتَقْدِيرِ قُلْ بِدَلِيلِ ﴿مَا قُلْت لَهُمْ إلَّا مَا أَمَرْتنِي بِهِ أَنْ اُعْبُدُوا اللَّه رَبِّي وَرَبّكُمْ﴾ ﴿هَذَا﴾ الْمَذْكُور ﴿صِرَاط﴾ طَرِيق ﴿مُسْتَقِيم﴾ مُؤَدٍّ إلَى الْجَنَّة ٣ -
"Dan sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia" [bacaan "anna" dengan fathah dengan takdir kata "ingatlah", dan dengan kasrah "inna" dengan takdir kata "katakanlah", dengan dalil firman-Nya: "Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka melainkan apa yang Engkau perintahkan kepadaku [yaitu]: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu"]. "Ini" [yang disebutkan ini] "adalah jalan" [jalan] "yang lurus" [yang menyampaikan ke surga]. [3]