Tafsir Al-Jalalayn
﴿قَالَ سَلَام عَلَيْك﴾ مِنِّي أَيْ لَا أُصِيبك بِمَكْرُوهٍ ﴿سَأَسْتَغْفِرُ لَك رَبِّي إنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا﴾ مِنْ حَفِيَ أَيْ بَارًّا فَيُجِيب دُعَائِي وَقَدْ أَوْفَى بِوَعْدِهِ الْمَذْكُور فِي الشُّعَرَاء وَاغْفِرْ لِأَبِي وَهَذَا قَبْل أَنْ يَتَبَيَّن لَهُ أَنَّهُ عَدُوّ اللَّه كَمَا ذَكَرَهُ فِي بَرَاءَة ٤ -
Dia [Ibrahim] berkata, "Semoga keselamatan dicurahkan kepadamu [dariku, yakni aku tidak akan menimpakan hal yang buruk kepadamu]. Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku [berasal dari kata 'hafiya', yakni sangat berbuat baik, maka Dia mengabulkan doaku. Dan sungguh dia telah menepati janji-Nya yang disebutkan dalam Surah Asy-Syu'ara: 'Dan ampunilah ayahku', dan ini dilakukan sebelum jelas baginya bahwa ayahnya adalah musuh Allah, sebagaimana yang disebutkan dalam Surah Bara'ah].