﴿وَاذْكُرْ فِي الْكِتَاب إسْمَاعِيل إنَّهُ كَانَ صَادِق الْوَعْد﴾ لَمْ يَعِد شَيْئًا إلَّا وَفَّى بِهِ وَانْتَظَرَ مَنْ وَعَدَهُ ثَلَاثَة أَيَّام أَوْ حَوْلًا حَتَّى رَجَعَ إلَيْهِ فِي مَكَانه ﴿وَكَانَ رَسُولًا﴾ إلى جرهم ﴿نبيا﴾
٥ -
Dan ceritakanlah [wahai Muhammad] kisah Ismail di dalam Al-Kitab [Al-Qur'an]. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janji-Nya [ia tidak pernah menjanjikan sesuatu melainkan menepatinya, dan ia pernah menunggu orang yang berjanji dengannya selama tiga hari atau satu tahun hingga orang itu kembali kepadanya di tempat tersebut], dan ia adalah seorang rasul [kepada kaum Jurhum] lagi seorang nabi.
5 -