Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَقَالَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ﴾ أَيْ كُفَّار مَكَّة للنبي ﴿لَوْلَا﴾ هَلَّا ﴿يُكَلِّمنَا اللَّه﴾ بِأَنَّك رَسُوله ﴿أَوْ تَأْتِينَا آيَة﴾ مِمَّا اقْتَرَحْنَاهُ عَلَى صِدْقك ﴿كَذَلِكَ﴾ كَمَا قَالَ هَؤُلَاءِ ﴿قَالَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلهمْ﴾ مِنْ كُفَّار الْأُمَم الْمَاضِيَة لِأَنْبِيَائِهِمْ ﴿مِثْل قَوْلهمْ﴾ مِنْ التَّعَنُّت وَطَلَب الْآيَات ﴿تَشَابَهَتْ قُلُوبهمْ﴾ فِي الْكُفْر وَالْعِنَاد فِيهِ تَسْلِيَة لِلنَّبِيِّ ﷺ ﴿قَدْ بَيَّنَّا الْآيَات لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ﴾ يَعْلَمُونَ أَنَّهَا آيَات فَيُؤْمِنُونَ فَاقْتِرَاح آيَة مَعَهَا تعنت ١١ -
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata [yaitu orang-orang kafir Makkah kepada Nabi], "Mengapa tidak [mengapa tidak] Allah berbicara dengan kami [bahwa engkau adalah utusan-Nya] atau datang kepada kami suatu tanda [dari apa yang kami usulkan sebagai bukti kebenaranmu]?" Demikian pula [sebagaimana yang dikatakan oleh mereka ini] orang-orang yang sebelum mereka telah berkata [dari kalangan orang-orang kafir umat terdahulu kepada nabi-nabi mereka] seperti ucapan mereka itu [berupa sikap keras kepala dan menuntut mukjizat]. Hati mereka serupa [dalam kekafiran dan keras kepala. Di dalam ayat ini terdapat hiburan bagi Nabi ﷺ]. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang meyakini [mereka mengetahui bahwa itu adalah tanda-tanda kekuasaan Allah lalu mereka beriman, maka mengusulkan tanda lain di samping tanda yang sudah ada merupakan sikap keras kepala].