﴿أم﴾ بل أ ﴿تَقُولُونَ﴾ بِالتَّاءِ وَالْيَاء ﴿إنَّ إبْرَاهِيم وَإِسْمَاعِيل وَإِسْحَاق وَيَعْقُوب وَالْأَسْبَاط كَانُوا هُودًا أَوْ نَصَارَى قُلْ﴾ لَهُمْ ﴿أَأَنْتُمْ أَعْلَم أَمْ اللَّه﴾ أَيْ اللَّه أَعْلَم وَقَدْ بَرَأَ مِنْهُمَا إبْرَاهِيم بِقَوْلِهِ ﴿مَا كَانَ إبْرَاهِيم يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا﴾ وَالْمَذْكُورُونَ مَعَهُ تَبَع لَهُ ﴿وَمَنْ أَظْلَم مِمَّنْ كَتَمَ﴾ أَخْفَى عَنْ النَّاس ﴿شَهَادَة عِنْده﴾ كَائِنَة ﴿مِنْ اللَّه﴾ أَيْ لَا أَحَد أَظْلَم مِنْهُ وَهُمْ الْيَهُود كَتَمُوا شَهَادَة اللَّه فِي التَّوْرَاة لِإِبْرَاهِيم بِالْحَنِيفِيَّةِ ﴿وَمَا اللَّه بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ﴾ تَهْدِيد لَهُمْ
١٤ -
Ataukah [bahkan apakah] kamu mengatakan [dibaca dengan menggunakan huruf ta' (taquluna) dan ya' (yaquluna)] bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak cucunya adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? Katakanlah [kepada mereka], "Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah?" [yakni Allah lebih mengetahui, dan Dia telah membersihkan Ibrahim dari kedua agama tersebut melalui firman-Nya: "Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani", sedangkan orang-orang yang disebut bersamanya adalah pengikutnya]. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan [menutupi dari manusia] kesaksian yang ada padanya [yang berasal] dari Allah? [yakni tidak ada seorang pun yang lebih zalim darinya, dan mereka adalah orang-orang Yahudi yang menyembunyikan kesaksian Allah di dalam Taurat bagi Ibrahim bahwa ia seorang yang hanif]. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan [ini merupakan ancaman bagi mereka].