Tafsir Al-Jalalayn
﴿سيقول السفهاء﴾ الجهال ﴿مِنْ النَّاس﴾ الْيَهُود وَالْمُشْرِكِينَ ﴿مَا وَلَّاهُمْ﴾ أَيّ شَيْء صَرَفَ النَّبِيّ ﷺ وَالْمُؤْمِنِينَ ﴿عَنْ قِبْلَتهمْ الَّتِي كَانُوا عَلَيْهَا﴾ عَلَى استقبالها في الصلاة وهي بيت المقدس وَالْإِتْيَان بِالسِّينِ الدَّالَّة عَلَى الِاسْتِقْبَال مِنْ الْإِخْبَار بالغيب ﴿قُلْ لِلَّهِ الْمَشْرِق وَالْمَغْرِب﴾ أَيْ الْجِهَات كُلّهَا فَيَأْمُر بِالتَّوَجُّهِ إلَى أَيّ جِهَة شَاءَ لَا اعْتِرَاض عَلَيْهِ ﴿يَهْدِي مَنْ يَشَاء﴾ هِدَايَته ﴿إلَى صِرَاط﴾ طَرِيق ﴿مُسْتَقِيم﴾ دِين الْإِسْلَام أَيْ وَمِنْهُمْ أَنْتُمْ دَلَّ عَلَى هَذَا ١٤ -
Orang-orang yang kurang akalnya [orang-orang bodoh] di antara manusia [yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik] akan berkata, "Apakah yang memalingkan mereka [apakah yang memalingkan Nabi ﷺ dan orang-orang mukmin] dari kiblat mereka yang dahulu mereka berkiblat kepadanya?" [yaitu menghadap ke arahnya dalam salat, yaitu Baitulmaqdis. Penggunaan huruf sin yang menunjukkan masa depan (akan datang) merupakan bagian dari pemberitahuan tentang hal gaib]. Katakanlah, "Milik Allah-lah timur dan barat" [yakni semua arah mata angin, maka Dia memerintahkan untuk menghadap ke arah mana saja yang Dia kehendaki, tidak ada hak untuk menyanggah-Nya]. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki [untuk diberi petunjuk] ke jalan [jalan] yang lurus [yaitu agama Islam, yang berarti termasuk di antaranya adalah kalian, sebagaimana ditunjukkan oleh hal ini]. 14 -