﴿يَكَاد﴾ يَقْرَب ﴿الْبَرْق يَخْطَف أَبْصَارهمْ﴾ يَأْخُذهَا بِسُرْعَةٍ ﴿كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُمْ مَشَوْا فِيهِ﴾ أَيْ فِي ضَوْئِهِ ﴿وَإِذَا أَظْلَم عَلَيْهِمْ قَامُوا﴾ وَقَفُوا تَمْثِيل لِإِزْعَاجِ مَا فِي الْقُرْآن مِنْ الْحُجَج قُلُوبهمْ وَتَصْدِيقهمْ لِمَا سَمِعُوا فِيهِ مِمَّا يُحِبُّونَ وَوُقُوفهمْ عَمَّا يَكْرَهُونَ ﴿وَلَوْ شَاءَ اللَّه لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ﴾ بِمَعْنَى أَسْمَاعهمْ ﴿وَأَبْصَارهمْ﴾ الظَّاهِرَة كَمَا ذَهَبَ بِالْبَاطِنَةِ ﴿إنَّ اللَّه عَلَى كُلّ شَيْء﴾ شَاءَهُ ﴿قَدِير﴾ ومنه إذهاب ما ذكر
٢ -
Hampir-hampir [mendekati] kilat itu menyambar penglihatan mereka [mengambilnya dengan cepat]. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu [yakni di dalam cahayanya], dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti [mereka berdiri/berhenti; ini merupakan perumpamaan bagi guncangan hati mereka akibat hujah-hujah di dalam Al-Qur'an, pembenaran mereka terhadap apa yang mereka dengar padanya dari hal-hal yang mereka sukai, serta kebingungan/terhentinya mereka dari apa yang mereka benci]. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran mereka [maksudnya pendengaran-pendengaran mereka] dan penglihatan mereka [yang lahir sebagaimana Dia telah melenyapkan yang batin]. Sungguh, Allah atas segala sesuatu [yang dikehendaki-Nya] Maha Kuasa [dan di antara bentuk kekuasaan-Nya adalah melenyapkan apa yang telah disebutkan].