Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَإِنْ خِفْتُمْ﴾ مِنْ عَدُوّ أَوْ سَيْل أَوْ سَبُع ﴿فَرِجَالًا﴾ جَمْع رَاجِل أَيْ مُشَاة صَلَّوْا ﴿أَوْ رُكْبَانًا﴾ جَمْع رَاكِب أَيْ كَيْفَ أَمْكَنَ مُسْتَقْبِلِي الْقِبْلَة أَوْ غَيْرهَا وَيُومِئ بِالرُّكُوعِ وَالسُّجُود ﴿فَإِذَا أَمِنْتُمْ﴾ مِنْ الْخَوْف ﴿فَاذْكُرُوا اللَّه﴾ أَيْ صَلُّوا ﴿كَمَا عَلَّمَكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ﴾ قَبْل تَعْلِيمه مِنْ فَرَائِضهَا وَحُقُوقهَا وَالْكَاف بِمَعْنَى مِثْل وَمَا مَصْدَرِيَّة أَوْ مَوْصُولَة ٢٤ -
Jika kamu dalam keadaan takut [terhadap musuh, banjir, atau binatang buas], maka [shalatlah] sambil berjalan kaki [bentuk jamak dari *rajil*, yaitu orang yang berjalan kaki, shalatlah mereka] atau berkendaraan [bentuk jamak dari *rakib*, yaitu pengendara, maksudnya shalatlah dalam keadaan bagaimanapun yang memungkinkan, baik menghadap kiblat maupun tidak, dan berisyaratlah untuk rukuk dan sujud]. Kemudian apabila kamu telah aman [dari rasa takut], maka ingatlah Allah [yakni shalatlah] sebagaimana Dia telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui [sebelum diajarkan-Nya, berupa kewajiban-kewajiban shalat dan hak-haknya. Huruf *kaf* di sini bermakna *mitsla* (seperti), dan kata *ma* adalah *mashdariyyah* atau *maushulah*].