Tafsir Al-Jalalayn
﴿واتقوا﴾ خافوا ﴿يوما ? لَا تَجْزِي﴾ فِيهِ ﴿نَفْس عَنْ نَفْس شَيْئًا ?﴾ وهو يوم القيامة ﴿وَلَا يُقْبَل﴾ بِالتَّاءِ وَالْيَاء ﴿مِنْهَا شَفَاعَة﴾ أَيْ لَيْسَ لَهَا شَفَاعَة فَتُقْبَل ﴿فَمَا لَنَا مِنْ شافعين﴾ ﴿ولا يؤخذ منها عَدْل﴾ فِدَاء ﴿وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ﴾ يُمْنَعُونَ مِنْ عذاب الله ٤ - ﴿وَ﴾ اُذْكُرْوَا ﴿إذْ نَجَّيْنَاكُمْ﴾ أَيْ آبَاءَكُمْ وَالْخِطَاب بِهِ وَبِمَا بَعْده لِلْمَوْجُودِينَ فِي زَمَن نَبِيّنَا بِمَا أَنْعَمَ اللَّه عَلَى آبَائِهِمْ تَذْكِيرًا ? لَهُمْ بِنِعْمَةِ اللَّه تَعَالَى لِيُؤْمِنُوا ﴿مِنْ آل فِرْعَوْن يَسُومُونَكُمْ﴾ يُذِيقُونَكُمْ ﴿سُوء الْعَذَاب﴾ أَشَدّه وَالْجُمْلَة حَال مِنْ ضَمِير نَجَّيْنَاكُمْ ﴿يُذَبِّحُونَ﴾ بَيَان لِمَا قَبْله ﴿أَبْنَاءَكُمْ﴾ الْمَوْلُودِينَ ﴿وَيَسْتَحْيُونَ﴾ يَسْتَبْقُونَ ﴿نِسَاءَكُمْ﴾ لِقَوْلِ بَعْض الْكَهَنَة لَهُ إنَّ مَوْلُودًا يُولَد فِي بَنِي إسْرَائِيل يَكُون سَبَبًا ? لِذَهَابِ مُلْكك ﴿وَفِي ذَلِكُمْ﴾ الْعَذَاب أَوْ الْإِنْجَاء ﴿بَلَاء﴾ ابْتِلَاء أَوْ إنْعَام ﴿مِنْ رَّبّكُمْ عَظَيِمٌ﴾ ٥ -
Dan takutlah kamu [yakni takutilah] suatu hari [yaitu hari kiamat] di mana seseorang tidak dapat menggantikan [pada hari itu] orang lain sedikit pun, dan tidak diterima [dengan huruf ta 'tuqbalu' atau ya 'yuqbalu'] syafaat darinya [maksudnya dia tidak memiliki syafaat sehingga diterima; maka tidak ada bagi kita orang-orang yang memberi syafaat], dan tidak diambil tebusan [yakni fidyah] darinya, dan mereka tidak akan ditolong [yakni tidak dicegah dari azab Allah]. Dan [ingatlah] ketika Kami menyelamatkan kamu [yakni nenek moyangmu; khithab/seruan ini dan sesudahnya ditujukan kepada orang-orang yang ada pada zaman Nabi kita dengan mengingat nikmat yang telah Allah limpahkan kepada nenek moyang mereka sebagai peringatan bagi mereka akan nikmat Allah Ta'ala agar mereka beriman] dari [pengikut-pengikut] Firaun; mereka menimpakan [mencicipkan] kepadamu siksaan yang sangat berat [yang paling keras; kalimat ini menjadi hal/keterangan keadaan dari dhamir 'najjaynaakum'], mereka menyembelih [penjelas bagi kalimat sebelumnya] anak-anak lakilakimu [yang baru lahir] dan membiarkan hidup [tetap hidup] anak-anak perempuanmu [dikarenakan perkataan sebagian dukun kepadanya bahwa seorang bayi yang lahir di kalangan Bani Israil akan menjadi penyebab hancurnya kerajaanmu]. Dan pada yang demikian itu [penyiksaan atau penyelamatan itu] terdapat suatu cobaan [ujian atau kenikmatan] yang besar dari Tuhanmu.