Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَلَقَدْ عَهِدْنَا إلَى آدَم﴾ وَصَّيْنَاهُ أَنْ لَا يَأْكُل مِنْ الشَّجَرَة ﴿مِنْ قَبْل﴾ أَيْ قَبْل أَكْله مِنْهَا ﴿فَنَسِيَ﴾ تَرَكَ عَهْدنَا ﴿وَلَمْ نَجِد لَهُ عَزْمًا﴾ حَزْمًا وَصَبْرًا عَمَّا نَهَيْنَاهُ عَنْهُ ١١ - ﴿وَ﴾ اُذْكُرْ ﴿إذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اُسْجُدُوا لِآدَم فَسَجَدُوا إلَّا إبْلِيس﴾ وَهُوَ أَبُو الْجِنّ كَانَ يَصْحَب الْمَلَائِكَة وَيَعْبُد اللَّه مَعَهُمْ ﴿أَبَى﴾ عَنْ السُّجُود لِآدَم ﴿قَالَ أَنَا خَيْر مِنْهُ﴾ ١١ -
Dan sungguh telah Kami perintahkan kepada Adam [Kami wasiatkan kepadanya agar tidak memakan buah dari pohon itu] dahulu [yaitu sebelum dia memakannya], maka dia lupa [dia meninggalkan perintah Kami], dan Kami tidak mendapati padanya keteguhan hati [ketetapan hati dan kesabaran untuk menjauhi apa yang telah Kami larang baginya]. Dan [ingatlah] ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis [ia adalah nenek moyang bangsa jin, dahulu ia bersahabat dengan para malaikat dan menyembah Allah bersama mereka]. Ia enggan [untuk sujud kepada Adam dan] berkata, ["Aku lebih baik daripadanya"].