Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَأَكَلَا﴾ أَيْ آدَم وَحَوَّاء ﴿مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْآتهمَا﴾ أَيْ ظَهَرَ لِكُلٍّ مِنْهُمَا قُبُله وَقُبُل الْآخَر وَدُبُره وَسُمِّيَ كُلّ مِنْهُمَا سَوْأَة لِأَنَّ انْكِشَافه يَسُوء صَاحِبه ﴿وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ﴾ أَخَذَا يُلْزِقَانِ ﴿عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَق الْجَنَّة﴾ لِيَسْتَتِرَا بِهِ ﴿وَعَصَى آدَم رَبّه فَغَوَى﴾ بِالْأَكْلِ مِنْ الشَّجَرَة ١٢ -
Maka keduanya [yaitu Adam dan Hawa] memakan [buah] dari pohon itu, lalu tampaklah bagi keduanya aurat-aurat mereka [yaitu tampak bagi masing-masing kemaluan bagian depan dan belakang dari dirinya maupun pasangannya; dan masing-masing dinamai aurat karena tersingkapnya hal itu memburukkan/membuat malu pemiliknya]. Dan mulailah keduanya menutupi [menempelkan] dengan daun-daun surga [pada tubuh mereka untuk menutupi diri]. Dan durhakalah Adam kepada Tuhannya, maka sesatlah ia [karena memakan buah dari pohon tersebut]. [12]