﴿فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ﴾ مَنْسُوخ بِآيَةِ الْقِتَال ﴿وَسَبِّحْ﴾ صَلِّ ﴿بِحَمْدِ رَبّك﴾ حَال أَيْ مُلْتَبِسًا بِهِ ﴿قَبْل طُلُوع الشَّمْس﴾ صَلَاة الصُّبْح ﴿وَقَبْل غُرُوبهَا﴾ صَلَاة الْعَصْر ﴿وَمِنْ آنَاء اللَّيْل﴾ سَاعَاته ﴿فَسَبِّحْ﴾ صَلِّ الْمَغْرِب وَالْعِشَاء ﴿وَأَطْرَاف النَّهَار﴾ عَطْف عَلَى مَحَلّ مِنْ آنَاء الْمَنْصُوب أَيْ صَلِّ الظُّهْر لِأَنَّ وَقْتهَا يَدْخُل بِزَوَالِ الشَّمْس فَهُوَ طَرَف النِّصْف الْأَوَّل وَطَرَف النِّصْف الثَّانِي ﴿لَعَلَّك تَرْضَى﴾ بِمَا تُعْطَى مِنْ الثَّوَاب
١٣ -
﴿Maka bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan﴾ [ayat ini mansukh/dihapus hukumnya oleh ayat perang,] ﴿dan bertasbihlah﴾ [yakni shalatlah] ﴿seraya memuji Rabbmu﴾ [sebagai ḥāl, artinya seraya menyertai pujian kepada-Nya] ﴿sebelum terbit matahari﴾ [yakni shalat Subuh] ﴿dan sebelum terbenamnya﴾ [yakni shalat Asar,] ﴿dan pada sebagian waktu malam﴾ [yaitu jam-jamnya] ﴿maka bertasbihlah﴾ [yakni shalatlah Maghrib dan Isya,] ﴿dan pada ujung-ujung siang﴾ [di-’aṭaf-kan kepada kedudukan kata 'min ānā'i' yang manṣūb, yakni shalatlah Dzuhur, karena waktunya masuk saat tergelincirnya matahari, yaitu batas ujung paruh pertama dan batas ujung paruh kedua siang] ﴿agar engkau merasa puas﴾ [dengan pahala yang diberikan kepadamu]. 13 -