Tafsir Al-Jalalayn
﴿قال﴾ فرعون ﴿أآمنتم﴾ بِتَحْقِيقِ الْهَمْزَتَيْنِ وَإِبْدَال الثَّانِيَة أَلِفًا ﴿لَهُ قَبْل أَنْ آذَن﴾ أَنَا ﴿لَكُمْ إنَّهُ لَكَبِيركُمْ﴾ مُعَلِّمكُمْ ﴿الَّذِي عَلَّمَكُمْ السِّحْر فَلَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلكُمْ مِنْ خِلَاف﴾ حَال بِمَعْنَى مُخْتَلِفَة أَيْ الْأَيْدِي الْيُمْنَى وَالْأَرْجُل الْيُسْرَى ﴿وَلَأُصَلِّبَنكُمْ فِي جُذُوع النَّخْل﴾ أَيْ عَلَيْهَا ﴿وَلَتَعْلَمُنَّ أَيّنَا﴾ يَعْنِي نَفْسه وَرَبّ مُوسَى ﴿أَشَدّ عَذَابًا وَأَبْقَى﴾ أَدْوَم عَلَى مُخَالَفَته ٧ -
[Fir'aun] berkata, "Apakah kamu beriman [dibaca dengan men-tahqiq kedua hamzah atau mengganti hamzah kedua menjadi alif] kepadanya sebelum aku memberi izin [aku] kepadamu? Sesungguhnya dia adalah pemimpimmu [yaitu gurumu] yang mengajarkan sihir kepadamu. Maka sungguh, aku akan memotong tangan dan kakimu secara bersilang [menjadi hal, yang bermakna bersilang/berbeda, yaitu tangan kanan dan kaki kiri], dan sungguh, aku akan menyalib kamu pada batang pohon kurma [maksudnya di atas batang pohon kurma], dan sungguh, kamu pasti akan mengetahui siapa di antara kita [yang dimaksud adalah dirinya dan Tuhan Musa] yang lebih pedih azabnya dan lebih kekal [lebih bertahan lama atas penderhakaan kepadanya]."