﴿فَإِنْ تَوَلَّوْا﴾ عَنْ ذَلِكَ ﴿فَقُلْ آذَنْتُكُمْ﴾ أَعْلَمْتُكُمْ بِالْحَرْبِ ﴿عَلَى سَوَاء﴾ حَال مِنْ الْفَاعِل وَالْمَفْعُول أَيْ مُسْتَوِينَ فِي عِلْمه لَا أَسْتَبِدّ بِهِ دُونكُمْ لِتَتَأَهَّبُوا ﴿وَإِنْ﴾ مَا ﴿أَدْرِي أَقَرِيب أَمْ بَعِيد مَا تُوعَدُونَ﴾ مِنْ الْعَذَاب أَوْ الْقِيَامَة الْمُشْتَمِلَة عَلَيْهِ وَإِنَّمَا يَعْلَمهُ اللَّه
١١ -
Maka jika mereka berpaling [dari hal itu,] maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian [aku telah memaklumkan perang kepada kalian] secara sama." [Kedudukan lafal 'ala sawain' menjadi hal/keterangan keadaan dari subjek dan objek, maksudnya sama-sama mengetahui hal tersebut, aku tidak merahasiakannya dari kalian agar kalian dapat bersiap-siap.] Dan aku tidak [tidak] tahu apakah yang dijanjikan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh, [yaitu berupa azab atau hari kiamat yang mencakup azab tersebut, dan sesungguhnya hanya Allah yang mengetahuinya.]